Siapakah Saya? Menurut Alkitab?

Renungan Harian
Oleh : Ps. Paulus P

“Siapa Saya? Menurut Alkitab”

📖 Ayat Dasar:

> “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus.”
— Filipi 2:5

Pada saat ini kita akan belajar bersama utk mengenal "siapa saya? "

🕊️ Bagian 1: Identitas yang Salah (Siapa Saya Menurut Dunia)

> Dunia mendefinisikan kita dari penampilan, prestasi, pekerjaan, atau status sosial.

Dunia berkata: “Kamu adalah apa yang kamu miliki.”

Tapi Alkitab berkata: “Hidup seseorang tidak tergantung dari kekayaannya.” (Lukas 12:15)

Lukas 12:15 (TB) Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu."

https://alkitab.app/v/4530086e3c67

❓Pertanyaan renungan:

Siapa saya jika semua hal yang saya miliki diambil?

Apakah saya masih merasa berharga tanpa prestasi?
---

✝️ Bagian 2: Identitas Sejati (Siapa Saya Menurut Allah)

> “Tetapi kamu adalah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri.”
— 1 Petrus 2:9

Menurut Alkitab, kita adalah:

1. Anak Allah (Yohanes 1:12) – Kita dikasihi tanpa syarat.
Yohanes 1:12 (TB) Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;


2. Ciptaan baru (2 Korintus 5:17) – Masa lalu tidak menentukan masa depan.
2 Korintus 5:17 (TB) Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.


3. Utusan Kristus (2 Korintus 5:20) – Hidup kita punya tujuan mulia.
2 Korintus 5:20 (TB) Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah.


4. Ahli waris Kerajaan Allah (Roma 8:17) – Kita memiliki janji kekekalan.
Roma 8:17 (TB) Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia. 

---

❤️ Bagian 3: Menjadi Serupa dengan Kristus (Proses Menemukan Diri Sejati)

> “Kristus Yesus... telah mengosongkan diri-Nya dan mengambil rupa seorang hamba.”
— Filipi 2:6–8

Langkah-langkah:
1. Menundukkan kehendak diri di bawah kehendak Allah.
2. Belajar rendah hati dan taat seperti Kristus.
3. Melayani sesama sebagai wujud identitas anak Allah.
----
----




💬 Diskusi Kelompok

1. Apa hal yang paling sering membuatmu lupa siapa dirimu di hadapan Tuhan?


2. Bagaimana caramu mengingat kembali bahwa identitasmu ada di dalam Kristus?


3. Langkah praktis apa yang bisa kamu lakukan untuk hidup sebagai anak Allah?




---

🙏 Penutup

Pernyataan iman pribadi:

> “Aku bukan lagi ditentukan oleh dunia, tapi oleh siapa aku di dalam Kristus.”




---




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mensyukuri Berkat Tuhan

Kasih dan Perbuatan

Haus Dan Lapar Akan Firman Tuhan