Membedakan Kehendak Allah
Oleh: Ps. Paulus P
✨ Renungan: Membedakan Kehendak Allah
Roma 12:2
“…sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”
1. Kehendak Allah itu baik → sesuai Firman (Mikha 6:8)
Allah sudah menunjukkan apa yang baik: berlaku adil, mengasihi, dan hidup rendah hati.
Maka, keputusan atau jalan hidup yang tidak selaras dengan kasih, keadilan, dan kerendahan hati pasti bukan kehendak Allah.
Aplikasi: sebelum mengambil keputusan, tanyakan, “Apakah ini sejalan dengan kebenaran Firman Tuhan?”
---
2. Kehendak Allah itu berkenan → menyenangkan hati-Nya (Efesus 5:10)
Banyak hal mungkin baik menurut manusia, tetapi tidak semua berkenan di hadapan Allah.
“Mengujilah apa yang berkenan kepada Tuhan” artinya kita tidak hanya melihat manfaat, tetapi apakah tindakan itu membuat Allah disenangkan.
Aplikasi: dalam pekerjaan, pelayanan, atau pilihan hidup, tanyakan, “Apakah ini lebih menyenangkan Tuhan atau hanya menyenangkan diriku sendiri?”
---
3. Kehendak Allah itu sempurna → memimpin pada rencana yang utuh (Ibrani 13:21; Mazmur 143:10)
Kehendak Allah bukan setengah-setengah, melainkan sempurna—meskipun kadang kita baru memahaminya di akhir perjalanan.
Allah memperlengkapi kita dengan segala yang baik untuk berjalan di jalan-Nya. Roh Kudus menjadi penuntun agar kita tidak salah arah.
Aplikasi: percayakan setiap langkah pada bimbingan Roh Kudus melalui doa dan ketekunan membaca Firman, sebab Ia tahu jalan yang terbaik bagi kita.
---
🎯 Kesimpulan
Membedakan kehendak Allah berarti:
1. Mengukur dengan Firman (yang baik).
2. Mengutamakan hati Allah (yang berkenan).
3. Mengikuti tuntunan Roh Kudus (yang sempurna).
Dengan pikiran yang terus diperbaharui, kita dimampukan untuk hidup dalam rancangan Allah yang indah dan tidak salah arah.
---
Komentar
Posting Komentar